Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

PRESS RELEASE Album Total Damage: Struggle for existence, Tarung Record dan Grindcore Lokal






PRESS RELEASE
Artist                     : Total Damage
Album                   : Struggle for existence
Rilis                       : Juli 2018
Label                     : Tarung Record dan Grindcore Lokal
21 tahun merupakan perjalanan panjang untuk band Total Damage, Total Damage di tahun 2018 berhasil mengeluarkan album perdananya yang berjudul Struggle for Existence. Struggle for Existencepun mempunyai banyak makna, kutipan ini diambil dari lagu Total Damage yang berjudul “The Origin of Species”
Total Damage adalah band yang mengusung aliran Crust Grind yang berasal dari Selatan Jakarta, yang terbentuk pada tahun 1997. TOTAL DAMAGE diartikan sebagai kerusakan total pada seluruh aspek kehidupan manusia, yang diciptakan oleh manusia itu sendiri dan berdampak pada makhluk lainnya yang mengakibatkan kehancuran dan pemusnahan masal.
Untuk album ini TOTAL DAMAGE merekam 11 lagu dengan balutan crustpunk dan grindcore yang bertemakan tentang pembantaian masal, peperangan, konspirasi dan ideology dan di rilis dalam format kaset (Tarung Record) dan format CD (Grindcore Lokal). Pada album ini TOTAL DAMAGE berkolaborasi dengan Geboy (THE SABOTAGE, D'JENKS, OUT OF CONTROL), Irfan (ex-vocalist), Asti (AIRD), Ridwan (KECIKITTY) dan Derry.
  
Track list TOTAL DAMAGE - STRUGGLE FOR EXISTENCE.
1.       A GLAM LIGHT IN ASIA
2.       MARTYRDOM
3.       BANGKAI BERITA
4.       MINDLESS GREED
5.       MODUS OTAK SI TAMAK
6.       THE ORIGIN OF SPECIES
7.       UNITED IDIOT NATION
8.       PANUTAN KOTOR
9.       DEATH OF CANCER
10.   GREY
11.   THE NEW WORLD STRUCTURAL
Line Up
·         Gemma Iryandi (vocal)
·         JulisHead (guitar)
·         DediDobs (bass)
·         RifqiOklay (drums)

Discography
·         1999, Compilation “UNITED ONE” Release on tape by Blank Records.
·         2000, Ep “POLICE RACIST ACTION”. Release on tape by Blank Records.
·         2001, Compilation “THE WAY IT CRUST TO BE” Release on tape by Oposisi Records.
·         2002, 6 Way Split “BREATHLESS WAR” w/ Tersanjung XIII (Jakarta), Disreject (Surabaya), Social Distrust (Jakarta), Extreme Hate (Tangerang), Human Corruption (Surabaya). Release on CD/Tape by Tukangsayurekord.
·         2003, Compilation “FIGHT BACK” w/ Dick Head, Rampageous, RSG, Allnationdeath, Setara, Refusal, etc. Release on CD/Tape by Trendy Crushers Records.
·         2004, Compilation “WHAT’S WRONG WITH MY EARS?” Release on CD/Tape by Teriak Records.
·         2004, Compilation “THIS IS WHERE WE COME FROM” Release on CD/Tape by Kolektif Records.
·         2007, Split “RIOT SOUND FOR TOTAL SATISFACTION” w/ Silly Riot Release on tape by Movement Records.
·         2011, Compilation “GRINDING AFTERMATH” w/ Agoraphobic Nosebleed (Massachusetts/USA), Brutal Truth (NY/USA), Hellcore (Jakarta/Ind), Kill The Client (Texas/USA), Otnamus (Malang/Ind), Rotten Sound (Vaasa/Finland), Social Shit (Buenos Aires/Argentina) and many more. Release on download link by American Aftermath and Grind To Death.
·         2012, Compilation “YANG PENTING BERISIK” w/ Raw Resistance, Busuk, Lorenk Rusuck, Ninja Hatorry, To Die, Playing Dead Man, Maximum Thrash, Jeffrey Dahmer, Tumor Ganas, Sergapan Malam, and More Friends. Release on download link by Noiseblastmedia Production.
·         2012, 4 Way Split “FRIENDS FOREVER WITH AN ASSHOLE GRINDER” w/ Maximum Thrash (Depok), Busuk (Depok), Raw Resistance (Jkt). Release on tape by Movement Record & Maximum Noise record.
·         2012, Split “GLOBAL CONSPIRATION, MINDSET DESTRUCTION, TERROR ACTION” w/ Famine Sector (France). Release on download link by Leudrax-selber soundz infection (France).
·         2012, Split “DEATH TO MANIPULATOR” w/ Disboikot (Malaysia). Release on download link by Tomat Records.
·         2013, Split “BLOOD THIRSTY FUCKERS” w/ Human Trade (USA). Release on download link by TornFlesh Records (USA).

CONTACT
Nano 081298891869
instagram @totaldamagegrind








Press Release Roadblock - Liberty [Single] 2018





Salam, 

Bersama surat elektronik ini kami kirimkan press release dari single terbaru dari roster terbaru kami, Roadblock yang berjudul “Liberty”, sebagai bahan pengabaran berita untuk media teman-teman sekalian.

Dengan senang hati akan sangat kami hargai apabila teman-teman sekalian bisa membantu mempublikasikan berita ini melalui medianya masing-masing.

Terima kasih banyak atas perhatian serta waktunya.


Salam hangat.

Youth Generator Records.

----------------------------------------------------------

Liberty menjadi single kedua yang dirilis oleh Roadblock
 setelah sebelumnya mereka telah merilis Give Up tahun lalu. Liberty dan Give Up ini akan menjadi bagian dari debut mini album mereka yang berjudul Nekropolis dengan total 6 lagu di dalamnya. Mini album Nekropolis dari Roadblock direncanakan rilis di bulan Agustus tahun ini dan akan dirilis melalui Youth Generator Records, menjadikan Roadblock roster ketiga kami setelah Fourtysixth Block
 dan SUMAR.



Dengar dan unduh lagu terbaru dari Roadblock yang berjudul "Liberty" melalui tautan di bawah ini:



=================================

Roadblock:

Sandi Pratama – Gitar/Vokal
Supriyadi – Bass/Backing Vokal
Bagas Putra – Drum


Libery oleh Roadblock
Lirik ditulis oleh Roadblock
Drum dan bass direkam di Baliga Studio bersama Aby
Gitar direkam di Blacksheep Studio bersama Panji Mustaqiem
Vokal dan backing vokal direkam di Groovies Studio bersama Erastus Kesuma
Dimixing dan dimastering oleh Erastus Kesuma di Groovies Studio

Artwork dikerjakan oleh Curse of Face

==================================

Simak single "Give Up" dari Roadblock melalui tautan di bawah ini:



==================================

Follow Roadblock on social media:






Contact Person  : 0821-9804-8274

===================================

Follow Youth Generator on social media: 





Press Rilis Video Klip Terbaru Ultraviolence "Into A Bolder"





Dear rekan media, 
‘Into A Bolder’ merupakan episode terbaru dari perjalanan grup musik Ultraviolence. Dimana langkah menuju fase pendewasaan dan mencari jati diri belumlah klimaks hingga saat ini.  Namun, menjadi istimewa karena kemunculan materi ini di-plot sebagai debut music video pertama yang dirilis setelah kurang lebih satu tahun berdiri. Memadukan ciri khas musik post-punk yang bernuansa ambient, kesan dingin dan hampa selalu menjadi fokus perhatian utama. Ultraviolence tetap dikemas dalam formasi minimalis dengan beranggotakan Torkis Waladan sebagai gitar dan Maulana Akbar sebagai vokal merangkap bass.
Materi ini mengangkat kisah romantis bagaimana perjuangan seseorang melawan kondisi dirinya yang terisolasi dengan ketakutan dan keraguan. Sebagai makhluk yang mulia, manusia tidaklah pernah lepas dari dua elemen emosi tersebut. Ketakutan dan keraguan adalah sosok antagonis yang dianalogikan sebagai wabah yang secara musiman akan mencari dan menyerang subjeknya. Suatu hal yang fatal ketika keduanya semakin bias dan menjadi penyebab keterpurukan dalam diri seseorang. Berdasarkan frase tersebut, maka tidaklah ada solusi ideal selain melawan dan menenggelamkannya melalui metafora pemberontakan.
Semua pengalaman historis yang terangkum dalam materi ini bermaksud memotivasi tiap individu agar tetap bersikap optimis. Kehidupan akan terus mengalir. Siklusnya berotasi terhadap siapapun yang lemah. Alur yang positif harus tetap tertata demi keseimbangan yang akan terjadi sebagai imbasnya di kemudian hari. 

MV "Into A Bolder" bisa disimak melalui channel Ultraviolence mulai 30 July 2018:


Demikian atas perhatian dan kerjasama dari media dan pihak terkait, kami ucapkan terima kasih. 

Press Release: OVER8THINK band



PRESS RELEASE

OVER8THINK terbentuk pada tahun 2009 dengan mengusung music bergenre Pop Punk yang berdomisili di Palembang. Dengan pergantian personil dari 2009 sampai 2016. Akhirnya di awal tahun 2017 sampai sekarang kami lebih konsisten dengan formasi berlima (5). Di tahun 2009 OVER8THINK meluncurkan  single pertama yang berjudul “Telah Pergi” disusul dengan lagu kedua kami berjudul “Teman Seperjuangan” hingga sampai di tahun 2011 dan 2012 kami meluncurkan lagu “Story About Rani” dan “Harapan”.
Cukup terhenti cukup lama hingga akhirnya kami kembali lagi. Kami telah menyelesaikan sesi recording untuk debut EP pertama kami yang pengerjaannya dimulai dari akhir tahun 2017. Di single yang kami release ini yang berjudul “The Girl Next Door” ini membuktikan bahwa kami masi tetap ada. Dan single ini tentunya sebagai bocoran untuk debut EP pertama kami yang akan rilis di tahun 2018 ini.

◊◊◊◊◊◊

Personil
AgungNyong as Vocal
Bowlol as Guitar
Rhuley as Bass/Vocal
Cishit as Guitar/Vocal
Atma as Drum

◊◊◊◊◊◊

Kontak Personal : Agung (0812 215 666 11)
Email : over8thinkplg@gmail.com
Instagram : @OVER8THINK
Twitter : @OVER8THINK
Facebook : @OVER8THINK

◊◊◊◊◊◊

“The Girl Next Door” - https://over8think.bandcamp.com/track/the-girl-next-door

Indikasi Vol. 2: Mini Showcase Primata

Rilis Pers Indikasi Vol. 2: Mini Showcase Primata

Micro gig Indikasi kembali hadir awal Desember ini di Kedutaan Besar Bekasi. Memasuki volume keduanya, forum kolektif musisi independen di Kota Bekasi ini bakal mengetengahkan mini showcase dari grup musik instrumental rock ‘Primata’ yang sedianya bakal dihelat pada 3 Desember 2016 mulai pukul 4 sore di Jl Raya Jatikramat No. 2A, Jatiasih.

Adapun konser tunggal Primata di Indikasi vol. 2 ini juga bakal dimeriahkan oleh opening act dari The Corals, unit stoner rock asal Bekasi serta Mataharibisu, trio dream pop/ ambient/ electronica asal Tangerang Selatan. Dua band pembuka ini juga baru saja meluncurkan singlenya via iTunes, Spotify, Deezer dan kanal digital store lainnya.

Yang tak kalah menarik, sebanyak 7 orang seniman grafis, komik dan lukis dari Kedubes Bekasi juga berkolaborasi lewat pameran visual art di acara ini sebagai respon mereka dari mendengarkan lagu-lagu Primata. Para seniman tersebut antara lain Amalia Permahani, Aruga Perbawa R, Asyraful Umam, Marshall Libert, Muhammad Khalid, Ranindra MK dan Sanditio Bayu.

Muhammad Khalid selaku koordinator pameran menjelaskan bahwa ini adalah kali pertamanya para seniman di Kedubes Bekasi berkolaborasi dengan musisi dalam bentuk pameran visual art. “Sebelumnya kegiatan kami lebih banyak berinteraksi dengan sesama seniman visual saja. Di Indikasi volume 2 inilah pertama kalinya kami bekerjasama dengan musisi independen dan kami sangat antusias.”

Single Kedua dan Cover Song ERK

Primata sendiri baru saja mengeluarkan single ‘Khaga’ pada 17 November kemarin sebagai single kedua dari debut album mereka bertajuk Avani. Single ‘Khaga’ dirilis dalam format mini CD termasuk B-Side 'Melankolia' instrumental cover song karya berjudul sama milik Efek Rumah Kaca. Mengenai cover song tersebut, Andrew Mahardika selaku manager band mengatakan bahwa ini adalah lagu yang disiapkan Primata untuk mengikuti kegiatan Tribute to Efek Rumah Kaca yang digelar Ripstore.Asia, namun terlambat karena sudah melewati deadline pengiriman karya.

Sekitar bulan Oktober kemarin, secara kebetulan di satu acara musik di Kedubes Bekasi kami bertemu dengan tim Ripstore.Asia. Ide mengadakan mini showcase ini pun muncul dari pihak Ripstore.Asia dan kami respon dengan positif,” ungkap Andrew.

Kini dua track ‘Khaga’ dan ‘Melankolia’ ini juga tersedia di situs Ripstore.Asia dengan format bebas unduh lewat lisensi creative commons sebagai bagian dari rangkaian kolaborasi kesenian bersama Kedutaan Besar Bekasi lewat hajat Indikasi Volume 2 ini.

Tentang Indikasi

Indikasi merupakan forum kolektif dalam format gig yang dirintis untuk menjahit berbagai jejaring pegiat musik di Bekasi yang selama ini terserak. Konsep ini digagas dengan semangat guyub dan etos berbagi: bahwa Bekasi menyimpan banyak potensi di bidang musik.

Diinisiasi oleh Kedubes Bekasi dan Ripstore.Asia, hajat Indikasi pertama kali dihelat bertepatan dengan perayaan #CassetteStoreDay 8 Oktober lalu dengan menampilkan 7 band penampil, 3 lapak kaset dan 3 narasumber yang mengisi sesi diskusi musik seputar musik digital dan rilisan fisik.

Sebagai edisi sempalan, Indikasi juga menggelar volume 1.2 yang mengetengahkan workshop recording, mixing/ mastering bersama Reza Hilmawan dan music performance dari Remedmatika. Pada volume 1.3, Indikasi mengadakan pemutaran film Pamurba Yatmaka Cakra Bhirawa dan diskusi dengan sutradaranya, yakni Kamerad Edmond (The Anarcho Brothers), didampingi dengan Andibachtiar Yusuf (Produser film, sutradara).

Fithor Faris, selaku pendiri Kedubes Bekasi mengatakan bahwa ke depannya Indikasi bakal diadakan secara berkala. “Sebagai catatan, di Indikasi ini kami juga membuka peluang kerjasama dengan teman-teman musisi atau stakeholder lain di luar kota Bekasi untuk bekerjasama mengembangkan iklim musik independen dalam negeri yang saling mendukung satu sama lain.”


***

Ripstore.Asia x Kedutaan Besar Bekasi Presents
Indikasi Vol. 2: Mini Showcase Primata

Opening Act:
Mataharibisu
The Corals

Visual Art Exhibition:
Amalia Permahani
Ranindra MK
Muhammad Khalid
Aruga Perbawa Rizqi
Sanditio Bayu
Marshall Libert
Asyraful Umam

3 Desember 2016
at Kedutaan Besar Bekasi, Jl Raya Jatikramat No. 2A, Jatiasih

Mulai pukul 4 sore s/d selesai

Gratis untuk umum

Supported by:
Blantika Musik
Dapur Letter
Enjoy Bekasi
Holytunes
Kanal Tigapuluh
Rekanada
Ruang Hijau Media
The Display
Warning Magazine
MRH Room Recording





Passion Keeping In Band Album Release





PRESS RELEASE

Passion Keeping In adalah band Pertama dari Padang dirilis oleh Arakatee Acehnese Records. MemainkanGrindcore akselerasi tinggi, Passion Keeping In yang dibentuk pada tahun 2014 dan dengan personilnya yang masih muda PASSION KEEPING IN bisa dibilang energi segar dalam scene di Padang.
Mini album War CRIMINAL adalah rilisan pertama dari PASSION KEEPING IN yang berisi 9 lagu beraroma ganas powerviolence dan Grindcore, plus lagu lagu cover Magrudergrind “The Protocol Of Anti Sound” dan “Assimilated Pollutants” dan juga akan menjadi rilisan khusus pada Aceh Cassette Store Day. Sebagai sebuah rilisan perdana War Criminal adalah suguhan pembuka yang menunjukkan band ini memiliki potensi daya ledak yang berbahaya.
Selain musiknya yang intens, performa panggung PASSION KEEPING IN yang brutal adalah satu catatan khusus. Terasah dari jam terbang mereka yang kerap mengisi line-up gig lokal di Padang dan pengalaman berbagi panggung dengan touring band yang singgah ke Padang. Plus, personil dari BOGEMAN tercatat juga terlibat di band lain, yaitu di TAHANAN NERAKACAPITAL MURDER, dan PROXIMAGLOTIS.


BOGEMAN
Luthfi - Vocals
Dede - Guitars
Bob - Bass
Maman - Drum



Artist: PASSION KEEPING IN
Album Title: War Criminal EP
Format: Cassette tapes C-18
Catalogue: ARAKATEE ACEHNESE RECORDS-004/2016
Country: Indonesia
Release date: 22 Oktober 2016
Genre: Grindcore, Powerviolence

Tracklist:
1.  The protocol of anti sound (cover magrudergrind)
2.  Rusak mental
3.  Grindpa Grindma
4.  Suhapan
5.  Leader bastard
6.  War Crim
7.  Golddigger
8.   Manusia liar
9.   Assimilated polutant (cover magrudergrind)


All music by Passion Keeping In
Lyrics by Luthfi Ilhami & Dede
Recorded at 3:AM Studio
Mixed and Mastered by Cimay 3:AM
Cover art by Luthfi Ilhami
Group Photo by Teguh Prasetyo
Design and layout by Hilman Eka Putra




Catatan

-       Harga jual kaset Rp. 35.000
-       Untuk wholesale dengan harga Rp. 25.000 per kopi kaset dengan minimum 5 kopi kaset bisa menghubungi arakateexacehnese@gmail.com


Arakatee Acehnese Records
Label & Distribution
Jln. Sultan Malikussaleh - Lhong Raya
Banda Raya - Banda Aceh     
Whatsapp 082370569703