Pemanasan menuju single terbaru dari band SKA Indonesia: SKALIE














SKALIE Biografi


SKALIE Terbentuk pada akhir tahun 1995 di bagian timur kota Jakarta, SKALIE merupakan salah satu band SKA pionir dalam revolusi musik SKA dan gerakan Rude boy pertama di Jakarta, berasal dari sebuah slogan yang selalu mereka lontarkan saat itu "hidup cuma sekali, puaskan diri sebelum mati" (yang diselipkan pada lirik lagu Sexy Molly) mereka lalu memplesetkan kata "SEKALI" menjadi "SKALIE" dan menjadikanya sebagai nama band. Tahun itu pula SKALIE mulai aktif bermain di Klub-klub dan Café-café (POSTER Cafe) yang selalu di jadikan tempat pertunjukan musik-musik indie saat itu juga acara-acara musik di kampus serta sekolah-sekolah dengan mencover lagu-lagu dari band SKA Inggris idola SKALIE yaitu Madness dan The Specials, di tahun berikut nya SKALIE sudah berhasil mengumpulkan banyak fans yang selalu setia datang di setiap pertunjukan mereka. Di periode tahun 1998-1999 menjadi tahun yang berat untuk SKALIE dimana mereka mulai kesulitan untuk melakukan pertunjukan karena banyak klub-klub dan Café-café yang tidak memperbolehkan SKALIE untuk perform di tempat mereka di sebabkan oleh keributan antar penonton yang selalu terjadi di setiap pertunjukan SKALIE, kalaupun EO event tersebut tetap mengundang SKALIE maka akan susah untuk mendapatkan izin dari pihak pengelola club-club atau café-café tersebut, pada periode itu pula banyak masalah yang muncul di dalam internal band di sebabkan oleh ketergantungan drugs yang di alami oleh hampir dari semua personil SKALIE, akhirnya SKALIE memutuskan untuk vakum di tahun 2000 justru di saat musik SKA sedang menjadi hysteria massa

Periode kedua di mulai pada tahun 2002 dengan formasi masih Hadi (Vokal), Pick-O (Gitar), dan menggantikan personil yang lain masuk Hendra (Bass)Yoga (Keyboard) dan Rennee AKA Botaxz (Drum)SKALIE hadir kembali tetap dengan image yang sama dan musik yang sama namun dengan attitude yang berbeda, SKALIE memutuskan untuk menjauh dari "Drugs dan Violence" yang selama ini erat dengan diri SKALIE dan mulai memfokuskan diri untuk melakukan pertunjukan, mengumpulkan kembali penggemar-penggemar SKALIE serta membuat lagu dan pada tahun 2006 lagu yang berjudul "Hingar Bingar Jakarta" masuk dalam album kompilasi "Today of Yesterday" yang di rilis oleh Bad Sector Record. Di bulan Mei 2007 lagu SKALIE yang berjudul "Kali kedua" berhasil meraih posisi pertama selama 2 minggu di Prambors Nubuzz dan akhirnya di bulan Agustus 2007 SKALIE merilis album pertama mereka yang di beri tittle "For Sale" di bawah label Revival Records yang memperoleh sambutan yang cukup bagus dari penggemar SKALIE dan berhasil terjual 100 keping hanya dalam waktu satu malam pada saat event Soft Launching album mereka yang di adakan di Colours Cafe, Album “For Sale” Revival Records berisi 10 lagu yang menggabungkan antara musik SKAPOP dan RocksteadyBeat Of SKALIE dengan single pertama yang berjudul "Dusta". Setelah 12 tahun SKALIE bergerilya di dunia musik indie kini tiba saat nya bagi SKALIE untuk menjalani tahap berikutnya, Industri Musik Indonesia, dengan mulai mejajaki media telivisi (Live at Indosiar tahun 2007 *drugstore programe) dan event-event live komersial lainnya seperti Marlboro Tour, a mild live Java Rock In land pada tahun 2010. Pada Tahun 2009 SKALIE mendapatkan kondisi yang hampir meruntuhkan semangat di saat drummer SKALIE botaxz tutup usia, namun SKALIE tetap bangkit dengan masuknya Prince Acill dari band Stereogami untuk posisi drum. Belum selesai sampai disitu, pada tahun 2012 awal ada pergantian personil lagi di tubuh SKALIE Pick-O sang gitaris memutuskan keluar dan di gantikan posisinya oleh Boriez eks gitaris Artificial Life dan vocal/gitar band Boris Got Soul. Dan sampai saat ini personil SKALIE terdiri dari Hadi (vocal), Boris (gitar), Hendra (bass), Yoga (keyboard) dan Prince achill (drum) selain itu juga SKALIE menambah instrument untuk pertama kalinya demi maksimalnya setiap perform dengan additional player Jemi jess (saxophone). Dengan formasi terakhir ini akan menjadi titik awal kebangkitan semangat SKALIE untuk kembali menerobos Industri Musik Indonesia tanpa melupakan dan tetap menjaga dari mana asal SKALIE terlahir.

Management Contact: