Showing posts with label band. Show all posts
Showing posts with label band. Show all posts

20 April 2017, Rilis Album band bernama Mooner bertajuk Tabiat




Kepada Rekan-rekan Media yang Terhormat,

Kami dari Bhang Records, ingin mengumumkan bahwa pada tanggal 20 April 2017 akan merilis album dari band bernama Mooner yang bertajuk Tabiat.

Mooner - Tabiat adalah sebuah hasil kolaborasi yang terlahir secara alami. Bermula dari jamming iseng antara Absar (The Slave), Tama (Sigmun) dan Rekti (The Sigit) yang  berkegiatan dalam lingkungan musik dan skateboard yang sama. Proses pembuatan album memakan waktu selama 1 tahun, memanfaatkan waktu luang di Red Studio Bandung, dikerjakan dengan suasana santai.  Hasilnya adalah 12 lagu bernuansa heavy rock yang sangat mereka gemari, seperti band-band rilisan Vertigo dan Akarma Records,, hingga AKA dan juga Panbers.
Kendati demikian, Mooner - Tabiat jauh dari kesan mereplikasi influence mereka. Absar membuat sebagian besar musik dalam album ini menggunakan gitar. Masih kental dengan warna stoner rock yang menjadi ciri khas nya saat masih tergabung dalam The Slave. Namun kali ini pemilihan nada dalam riff ciptaannya sarat dengan nuansa ‘ketimuran’ yang berakar dari tanah kelahirannya di kota Padang.
Tama bermain sangat lepas menghantam drum tanpa beban, yang menjadi salah satu unsur pembawa suasana dalam setiap lagu yang terdapat di dalam album ini. Irama lagu dibawa cepat dan pelan sesuai dengan interpretasi dirinya terhadap riff-riff gitar buatan Absar.
Walaupun memilih tidak bernyanyi dan sembunyi di balik suara distorsi gitar menggunakan bass, Rekti masih mencoba memberikan kontribusi yang berarti melalui lirik, pertama kali nya dalam bahasa Indonesia. Ia juga bertanggung jawab dalam proses mixing dengan bantuan Avedis Mutter (Rebuilt 40124 Studio).

Salah satu hal yang menonjol dalam album Tabiat adalah balutan suara Marshella Safira (Sarasvati). Seolah menjadi benang merah bagi keragaman gubahan musik yang ada, lagu yang berirama cepat seperti pada “Seruh” terdengar begitu merdu sekaligus menghentak. Sedangkan dalam lagu yang pelan dan kelam seperti “Ingkar”, suara Marshella dapat mengimbangi heavinessdari musik latar tanpa harus kehilangan keindahan suara nya yang lembut.

Tabiat menarik untuk disimak karena masing-masing personil menghadirkan sesuatu yang berbeda dari apa yang mereka pernah lakukan dalam habitat nya (band asli mereka).

Rilisan ini akan tersedia dalam format CD dan Digital (iTunes, Spotify, Google Play, etc). Format kaset dibuat dalam jumlah yang terbatas dan hanya bisa didapatkan melalui bundling package (berisi CD, Kaos dan Kaset).

Salam Hangat,
Bhang Records

Denied: A New Breed of GRINDCORE band's






Denied is a Grindcore Band side project originally formed in middle 2016 by Bondie Destiant on Drum/Vocal (ex Panic Disorder, Onset Serious Problems, Peligro, For Infidel) and Yudhistira Sidharta on Guitar/Vocal (ex The The Myth, Disgrace, Maggot, For Infidel). The Band was later joined by Bassist Donnirimata (Tengkorak, ex Suffering) and Didik Wibowo Senoaji on Vocals (Peligro, Cosmic Vortex). Denied have played very few live shows cause of preparing recording for a full length album in early of 2017 that's more be important. Denied influenced so many grind/crust band like Terrorizer, Napalm Death, Brutal Truth, Disrupt, Discharge, Lock Up and anykind whole of Grindcore Music. DENIED line up : Didik Wibowo Senoaji - Vocals Yudhistira Sidharta - Guitars Donnirimata - Bass Bondie Destiant - Drums

Band Contact
Bondie D : +6281317506322 Facebook : Denied Grindcore
Donni : +628161187312 email : denied.grindcore@gmail.com



Thursdayriot Akan Merilis Album Berjudul “WARCRY”




Thursdayriot Akan Merilis Album Berjudul “WARCRY”
Mereka menjanjikan konsep musik yang sederhana namun tetap kental distorsi.
Sempat vakum selama 2 tahun, Thursdayriot akhirnya akan merilis album perdananya di awal tahun 2017 ini. Album berjudul “WARCRY” ini banyak menceritakan tentang keresahan dan kritik terhadap sosial. Kata war itu sendiri bukan lah perang dalam artian gencatan senjata, melainkan lebih ke peperangan pikiran di mana di dalamnya terdapat penggiringan opini menuju satu arah yang menyebabkan terjadinya pembantaian pikiran secara masal.
Dalam album ini, Thursdayriot akan menyuguhkan aransemen musik yang sederhana namun dewasa. Mereka percaya bahwa yang terpenting dari musik adalah aransemen yang pas, tidak kurang tapi juga tidak berlebihan. Album ini diharapkan dapat menjadi gebrakan di kancah musik tanah air dan dunia.
Band metal asal Bandung ini terbentuk 9 tahun yang lalu dan sudah mengalami beberapa kali perombakan personil. Formasi terbaru Thursdayriot kini diisi oleh Iki (vocalist), Albert (guitarist), Iman (guitarist), Yoga (bassist), dan Iqbal (drummer).



MEGADETH ! LANDED IN HAMMERSONIC 2017 !!!



MEGADETH ADALAH SEBUAH BAND HEAVY METAL DARI LOS ANGELES, CALIFORNIA. KELOMPOK INI DIBENTUK PADA TAHUN 1983 OLEH GITARIS DAVE MUSTAINE DAN BASSIST DAVID ELLEFSON, TAK LAMA SETELAH PEMECATAN MUSTAINE DARI METALLICA.

SEORANG PELOPOR DARI AMERIKA THRASH METAL SCENE, BAND INI DIKREDITKAN SEBAGAI SALAH SATU GENRE “EMPAT BESAR” DENGAN ANTHRAX, METALLICA DAN SLAYER, YANG BERTANGGUNG JAWAB UNTUK THRASH METAL PENGEMBANGAN DAN PEMASYARAKATAN. MEGADETH MEMAINKAN DALAM GAYA TEKNIS, MENAMPILKAN BAGIAN RITME CEPAT DAN PENGATURAN KOMPLEKS. TEMA KEMATIAN, PERANG, POLITIK DAN AGAMA YANG MENONJOL DALAM LIRIK KELOMPOK.

PADA TAHUN 1985, BAND INI MERILIS ALBUM DEBUTNYA PADA RECORDS LABEL TEMPUR INDEPENDEN. SUKSES KOMERSIAL MODERAT ALBUM MENARIK PERHATIAN LABEL BESAR, YANG MENYEBABKAN MEGADETH MENANDATANGANI KONTRAK DENGAN CAPITOL RECORDS. ALBUM PERTAMA MEREKA BESAR-LABEL, PEACE SELLS … TAPI SIAPA MEMBELI ?, DIRILIS PADA TAHUN 1986 DAN DIPENGARUHI ADEGAN LOGAM BAWAH TANAH. MESKIPUN MENONJOL DALAM THRASH METAL, SERING PERSELISIHAN ANTARA ANGGOTA DAN MASALAH PENYALAHGUNAAN ZAT MEMBAWA PUBLISITAS NEGATIF MEGADETH SELAMA PERIODE INI.

SETELAH LINEUP STABIL, BAND INI MERILIS SEJUMLAH ALBUM PLATINUM-SELLING, TERMASUK RUST IN PEACE (1990) DAN COUNTDOWN TO EXTINCTION (1992). ALBUM INI, BERSAMA DENGAN TUR DI SELURUH DUNIA, MEMBANTU MEMBAWA PENGAKUAN PUBLIK UNTUK MEGADETH. BAND INI SEMENTARA BUBAR PADA TAHUN 2002 KETIKA MUSTAINE MENGALAMI CEDERA LENGAN DAN DIDIRIKAN KEMBALI PADA TAHUN 2004 TANPA BASSIS ELLEFSON, YANG TELAH MENGAMBIL TINDAKAN HUKUM TERHADAP MUSTAINE. ELLEFSON DISELESAIKAN DENGAN MUSTAINE KELUAR DARI PENGADILAN DAN BERGABUNG DENGAN GRUP PADA TAHUN 2010. MEGADETH TELAH MENYELENGGARAKAN FESTIVAL SENDIRI MUSIK, GIGANTOUR, BEBERAPA KALI SEJAK PERTENGAHAN TAHUN 2005. PADA 2014,

MEGADETH TELAH TERJUAL 50 JUTA ALBUM DI SELURUH DUNIA, MENDAPATKAN SERTIFIKASI PLATINUM DI AMERIKA SERIKAT SELAMA LIMA ALBUM STUDIO LIMA BELAS, DAN MENERIMA SEBELAS NOMINASI GRAMMY. MASKOT BAND, VIC RATTLEHEAD, TERATUR MUNCUL DI ALBUM ARTWORK DAN, SEJAK TAHUN 2010, DI PERTUNJUKAN LIVE. KELOMPOK INI TELAH MENGALAMI KONTROVERSI PENDEKATAN MUSIK DAN LIRIK, TERMASUK KONSER DIBATALKAN DAN LARANGAN ALBUM. MTV TELAH MENOLAK UNTUK MEMAINKAN DUA VIDEO BAND YANG JARINGAN DIANGGAP MEMAAFKAN BUNUH DIRI.